BANGKA SELATAN — PT Bhumi Palmindo Kencana (PT BPK) bergerak cepat melakukan perbaikan terhadap kebocoran yang diduga menyebabkan limbah dari aktivitas pabrik masuk ke aliran sungai di Desa Nadung, Kabupaten Bangka Selatan.
Perbaikan dilakukan secara intensif oleh staf dan pekerja PT BPK sebagai upaya menghentikan sumber kebocoran sekaligus mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Salah satu staf PT BPK, Rama, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (10/9/2026), mengatakan pihak perusahaan telah melakukan pekerjaan perbaikan sejak pagi hingga malam hari.
“Sudah kami kerjakan perbaikan kebocoran limbah PT BPK yang mencemari sungai di Desa Nadung. Kami kerjakan dari jam 07.00 pagi sampai malam hari menggunakan dua shift,” ujar Rama.
Ia mengatakan, perusahaan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian kebocoran tersebut. Menurutnya, proses perbaikan akan terus dilakukan hingga benar-benar selesai.
“Kami minta maaf atas kejadian kebocoran limbah ini. Kami akan terus berusaha setiap hari memperbaiki sampai selesai,” katanya.
Upaya perbaikan tersebut mendapat perhatian dari masyarakat Desa Nadung. Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengapresiasi langkah staf dan pekerja PT BPK yang turun langsung melakukan perbaikan.
“Terima kasih buat staf dan pekerja di PT BPK yang berusaha memperbaiki limbah pabrik. Semoga tidak terjadi lagi kebocoran limbah pabrik di sungai kami,” ujarnya.
Warga berharap perbaikan yang dilakukan PT BPK tidak hanya menyelesaikan persoalan kebocoran saat ini, tetapi juga menjadi langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan kondisi lingkungan di sekitar sungai Desa Nadung tetap terjaga.
Masyarakat juga berharap proses penanganan dilakukan secara serius dan berkelanjutan, sehingga aktivitas perusahaan dapat berjalan tanpa menimbulkan dampak yang merugikan lingkungan maupun warga sekitar. ( Abi )

