POLRI AJAK MASYARAKAT JAGA PERSATUAN, HORMATI PERBEDAAN, DAN RAWAT DEMOKRASI

Kepolisian
Advertisements
Advertisements

**JAKARTA** — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif. Di tengah dinamika kehidupan demokrasi, sikap saling menghargai dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga kedamaian dan keutuhan bangsa Indonesia.

Polri menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi, namun pelaksanaannya harus tetap mengedepankan etika, ketertiban, serta penghormatan terhadap hak-hak orang lain.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab untuk menjaga ketertiban umum. Aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara terbuka dan damai tanpa harus menimbulkan konflik, perpecahan, maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat lainnya.

Polri juga mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, ujaran kebencian, maupun berbagai bentuk ajakan yang berpotensi memecah belah persatuan. Masyarakat diharapkan semakin bijak dalam menggunakan media sosial serta mengedepankan komunikasi yang sehat dalam menyikapi perbedaan pendapat.

Melalui semangat **“Polri Bersama Masyarakat,”** kepolisian terus mengedepankan pelayanan yang profesional, humanis, dan persuasif. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus membangun hubungan yang harmonis antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menumbuhkan toleransi, memperkuat solidaritas sosial, serta merawat kehidupan demokrasi yang sehat. Dengan komunikasi yang baik dan kesadaran bersama, potensi konflik dapat dicegah sejak dini sehingga lingkungan masyarakat tetap aman dan nyaman.

Pada akhirnya, menjaga persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan, melainkan membangun kesadaran bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa Indonesia. Polri mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengedepankan sikap saling menghormati, menyampaikan aspirasi secara damai, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi Indonesia yang damai, harmonis, dan bersatu.

**Sumber: Humas Polri**

Pens Dimas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *