Bangka Selatan – Polemik terkait investasi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Bangka Selatan kembali menjadi perhatian masyarakat.
Menanggapi berbagai pertanyaan dan sorotan yang berkembang, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika, menegaskan bahwa persoalan tersebut ditangani oleh tim yang telah dibentuk sesuai dengan kewenangan yang berlaku.
Saat dikonfirmasi lewat via WhatsApp, Selasa 09 Juni 2026, Risvandika menjelaskan bahwa Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan bukanlah pihak yang memiliki kewenangan penuh dalam mengambil keputusan terkait investasi perkebunan sawit tersebut.
“Itu ada tim pak yang menangani nya, kami hanya anggota tim,” ujar Risvandika.
Kembalinya polemik investasi sawit di Bangka Selatan menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan daerah.
Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat mengedepankan transparansi serta melibatkan berbagai pihak dalam setiap proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan investasi.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga terus berupaya memastikan bahwa setiap investasi yang masuk dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta tetap memperhatikan ketentuan hukum dan aspek keberlanjutan lingkungan.
Saat di tanya kepada kepada kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan siapa ketua timnya, ia belum menjawab, saat berita ini di turunkan tim masih menunggu jawaban dari kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan siapa ketua tim yang menangani polemik itu.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab, hak koreksi, dan konfirmasi kepada seluruh pihak terkait sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, guna menghadirkan informasi yang lengkap, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. (Abi/KBO Babel)

