Sungailiat – Dugaan aktivitas pertambangan timah ilegal di kawasan DAS Jalan Kampung Pasir, Kabupaten Bangka, kembali mencuat. Kondisi ini memicu desakan keras masyarakat kepada Kapolres Bangka agar segera turun tangan dan melakukan pengusutan secara menyeluruh.
Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebut Ko Anjang diduga sebagai pihak yang disebut selaku tuan tanah. Sementara ponton disebut berkaitan dengan Agus, sedangkan pengurusan aktivitas tambang disebut melibatkan Aliang.
Namun, seluruh nama tersebut masih sebatas informasi dan dugaan masyarakat. Kebenarannya harus dibuktikan melalui penyelidikan aparat serta dikonfirmasi kepada pihak-pihak yang bersangkutan.
JANGAN BERHENTI DI PONTON!
Masyarakat meminta aparat tidak sekadar datang, memeriksa atau menertibkan ponton. Jika benar kegiatan tersebut ilegal, rantai bisnis timahnya harus dibongkar sampai ke penampung dan pembeli.
Pertanyaan publik kini semakin keras:
Siapa pengelolanya?
Siapa pemodalnya?
Siapa yang mengurus kegiatan tersebut?
Siapa kolektornya?
Dan yang paling penting, TIMAH HASIL TAMBANG TERSEBUT KELUAR KE MANA?
Jika ditemukan bukti adanya tindak pidana, masyarakat meminta seluruh pihak yang terbukti terlibat diproses sesuai hukum, bukan hanya pekerja yang berada di lapangan.
KAPOLRES BANGKA DIMINTA BUKTIKAN PENEGAKAN HUKUM
Publik mempertanyakan apakah dugaan tambang ilegal di kawasan DAS akan benar-benar ditindak atau kembali dibiarkan.
Kapolres Bangka didesak jangan tebang pilih. Jangan hanya menyasar pekerja lapangan, tetapi telusuri seluruh jaringan yang berada di belakang aktivitas tambang.
Aparat juga diminta menelusuri asal-usul dan pergerakan hasil timah, termasuk jalur pengangkutan, tempat penampungan, kolektor hingga pembeli, apabila memang ditemukan aktivitas pertambangan tanpa izin.
Masyarakat menegaskan, jika kawasan DAS benar digunakan untuk aktivitas tambang ilegal, persoalannya bukan lagi sekadar keberadaan ponton, tetapi menyangkut dugaan pelanggaran hukum dan dampak terhadap lingkungan.
Kini bola berada di tangan Kapolres Bangka. Publik menunggu: apakah dugaan ini akan diusut sampai tuntas, atau hanya berhenti sebagai informasi di lapangan?
USUT TUNTAS. BONGKAR RANTAINYA. TINDAK SIAPA PUN YANG TERBUKTI TERLIBAT.
Pedro

