BANGKA BARAT|Babelwow.com — Bertahun-tahun berada dalam kondisi rusak parah, jalan utama di Dusun Mentigi, Desa Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, kini mulai diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat.
Jalan yang dikenal warga sebagai Jalan Pantai tersebut bukan sekadar jalur transportasi biasa. Akses itu menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas sehari-hari, akses warga menuju laut untuk mencari nafkah, hingga kebutuhan rumah tangga, terutama saat musim kemarau.
Sebelum diperbaiki, kondisi jalan sangat memprihatinkan. Lapisan aspal lama telah banyak mengelupas, sementara sejumlah titik dipenuhi lubang besar dan kerikil tajam. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga membahayakan warga yang setiap hari melintas, terutama pengendara sepeda motor.
Melihat kondisi tersebut, warga memilih tidak tinggal diam. Mereka bergotong royong melakukan perbaikan dengan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki. Aksi swadaya tersebut kemudian mendapat dukungan dari DPD Partai Demokrat Bangka Belitung (Babel) berupa bantuan material bangunan.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari 231 sak semen, 15 rit pasir menggunakan dump truck, serta lima dump truck batu cor dan batu gunung. Material tersebut diharapkan dapat mempercepat pengerjaan sehingga akses utama masyarakat Mentigi segera kembali layak digunakan.
Ketua DPD Demokrat Babel, Bustomi Lukas, mengatakan bantuan diberikan setelah pihaknya mendapat informasi mengenai upaya warga memperbaiki jalan secara swadaya.
“Kami mendapat informasi bahwa masyarakat sedang secara swadaya membangun jalan utama. Jalan ini sangat krusial karena digunakan masyarakat untuk mencari nafkah sehari-hari. Kami berinisiatif untuk membantu,” ujar Bustomi, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, dukungan material tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengerjaan sekaligus meringankan beban masyarakat yang secara mandiri berupaya mengatasi kerusakan jalan.
“Mudah-mudahan bentuk perhatian Demokrat Babel ini bermanfaat bagi masyarakat Mentigi, terutama untuk akses pergi melaut dan aktivitas harian lainnya,” tambahnya.
Bagi warga Mentigi, perbaikan jalan ini memiliki arti lebih dari sekadar memperbaiki infrastruktur. Jalan tersebut menjadi akses penting yang menunjang kehidupan sehari-hari masyarakat.
Salah seorang warga, Amali, menyampaikan apresiasi atas bantuan material yang diberikan. Ia mengatakan kondisi jalan memang sudah sangat mendesak untuk diperbaiki karena digunakan masyarakat setiap hari.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan material ini. Jalan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat karena setiap hari digunakan untuk berbagai aktivitas,” kata Amali.
Ia menjelaskan, kerusakan jalan selama ini cukup menyulitkan warga, khususnya pengendara sepeda motor. Dengan mulai dilakukannya perbaikan, masyarakat berharap mobilitas menjadi lebih lancar dan aman.
Tidak hanya menjadi jalur menuju laut, Jalan Pantai juga memiliki fungsi vital ketika musim kemarau. Warga memanfaatkan akses tersebut untuk menuju pantai dan mengambil air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk mencuci.
“Kalau musim kemarau, jalan ini jadi akses warga menuju pantai untuk mengambil air, termasuk untuk mencuci. Jadi jalan ini memang sangat penting bagi kami,” pungkas Amali.(**)

