PANGKALPINANG – Saat melakukan pengecekan di SPBU Pangkal Balam, Pangkalpinang, petugas menemukan lima unit mobil yang diduga menggunakan tangki modifikasi dan barcode subsidi ganda untuk memperoleh BBM bersubsidi jenis Pertalite (14/7/2026) Kelima pengemudi kemudian dibawa ke Polsek Taman Sari guna dimintai keterangan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus tersebut menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga menilai penegakan hukum seharusnya tidak hanya menyasar para pengemudi yang diduga melakukan pelanggaran, tetapi juga menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain dalam rantai penyaluran BBM bersubsidi apabila ditemukan bukti yang cukup.selasa(22/7/2026).
Publik meminta PT Pertamina Patra Niaga melakukan audit dan evaluasi terhadap operasional SPBU Pangkal Balam. Menurut warga, apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran prosedur atau penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi, maka pengelola SPBU maupun petugas nozel yang terbukti terlibat harus diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
Masyarakat juga berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penggunaan tangki modifikasi dan barcode subsidi ganda karena tindakan tersebut diduga berpotensi merugikan keuangan negara serta mengurangi hak masyarakat yang berhak memperoleh BBM bersubsidi.
Warga menegaskan bahwa setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hendaknya diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan atau penetapan dari pihak yang berwenang.
Praktik penyalahgunaan dan penimbunan BBM subsidi diatur dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (yang telah diubah dalam UU Nomor 6 Tahun 2023), dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar. SPBU yang melakukan pembiaran juga terancam sanksi pencabutan izin hingga penutupan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari PT Pertamina Patra Niaga maupun pengelola SPBU Pangkal Balam terkait hasil pemeriksaan tersebut. Apakah Proses penyelidikan sudah stop sampai dsini.
Team

