PANGKALPINANG — Demi mewujudkan impian warganya mengenyam bangku pendidikan tinggi, Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni, menyambangi dua universitas ternama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Jumat (12/05/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mendaftarkan tiga anak dari keluarga kurang mampu agar bisa berkuliah melalui jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah atau beasiswa internal kampus.
Dua instansi pendidikan yang dikunjungi langsung oleh Kepala Desa tersebut adalah Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) dan Universitas Pertiba.
“Kami berkonsultasi langsung ke pihak kampus sekaligus mendaftarkan tiga anak warga kami yang punya tekad kuat untuk kuliah. Rencananya, mereka akan mengambil jurusan Pariwisata di Universitas Muhammadiyah, serta jurusan Hukum dan Ekonomi di Universitas Pertiba,” ujar Yani Basaroni usai kunjungan.
Pria yang akrab disapa Ronie ini menambahkan, setelah proses konsultasi awal ini, pihaknya akan bergerak cepat untuk melengkapi seluruh berkas administrasi yang menjadi syarat pendaftaran di kedua universitas tersebut.
“Ada beberapa berkas penunjang yang harus segera dipenuhi. Kami akan langsung bantu lengkapi agar prosesnya berjalan lancar,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Yani Basaroni menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak Universitas Muhammadiyah dan Universitas Pertiba. Menurutnya, keterbukaan pihak kampus memberikan peluang besar bagi anak-anak daerah yang berprestasi namun terkendala biaya.
“Khusus untuk warga Perlang, dalam beberapa tahun terakhir ini sudah ada beberapa anak kami yang berhasil memanfaatkan fasilitas beasiswa KIP maupun beasiswa kampus. Terima kasih banyak telah membantu mewujudkan impian anak bangsa menjadi sarjana, sehingga kelak mereka bisa mandiri dan bermanfaat bagi negara serta masyarakat,” ungkapnya.
### **Ajak Kades Se-Bangka Tengah “Jemput Bola”**
Sebagai Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Bangka Tengah, Yani Basaroni juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan motivasi kepada rekan-rekan sejawatnya. Ia mengimbau seluruh Kepala Desa di wilayah Bangka Tengah untuk lebih proaktif dalam memperhatikan pendidikan warganya, terutama lulusan SMA/sederajat.
Ia mendorong para Kades untuk tidak ragu datang langsung ke kampus-kampus yang ada di Bangka Belitung demi memfasilitasi anak-anak yang serius ingin melanjutkan studi.
“Ayo para Kades, mari kita jemput bola. Kita fasilitasi anak-anak kita yang punya potensi besar namun terbatas biaya. Ini adalah tugas kita bersama demi mencerdaskan kehidupan anak bangsa dan membangun daerah,” pungkasnya optimis.

