Koordinator Penagihan BTN Cabang Pangkalpinang. Namun, menurut Zen, pertanyaan mendasar terkait jumlah tunggakan maupun nominal sebenarnya justru tidak dijawab secara substansial.
“Ketika ditanya berapa bulan tunggakan dan nominal sebenarnya, beliau tidak menjawab secara jelas,” ujar Zen.
Tak berhenti di situ, tim KBO Babel kembali mendatangi kantor BTN di lantai tiga guna meminta klarifikasi resmi terkait kebijakan pemasangan stiker terhadap rumah debitur.
Namun, Riski disebut menyatakan dirinya tidak memiliki kewenangan memberikan penjelasan kepada media.
“Nanti pimpinan di atas saya yang akan menjawab,” kata Riski kepada tim media.
Pernyataan tersebut memunculkan tanda tanya. Sebab, menurut pengakuan petugas lapangan sebelumnya, pemasangan stiker dilakukan atas arahan atasan dari bagian penagihan.
Kondisi itu menimbulkan kesan adanya lempar tanggung jawab di internal bidang penagihan, sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai standar operasional penagihan yang diterapkan bank milik negara tersebut.
Dugaan Tekanan Psikologis Terhadap Nasabah
Muhamad Zen menilai tindakan pemasangan stiker terhadap rumah debitur dengan kekurangan pembayaran yang disebut hanya Rp255 ribu patut dipertanyakan, terlebih dilakukan di momentum hari besar keagamaan.
Menurutnya, apabila benar langkah itu dimaksudkan untuk memberi tekanan agar nasabah segera melunasi kekurangan pembayaran, maka terdapat unsur tekanan psikologis yang dapat berdampak pada martabat debitur di lingkungan sosialnya.
“Kalau benar kekurangan Rp255 ribu lalu rumah ditempeli stiker agar debitur malu dan segera membayar, ini patut dipertanyakan. Secara psikologis tentu mengganggu, apalagi dilakukan saat suasana Lebaran ketika banyak keluarga dan tetangga datang,” tegas Zen.
Sementara itu, Kantor Hukum Hangga Off selaku kuasa hukum KBO Babel disebut tengah menyiapkan surat resmi keberatan kepada pimpinan Bank BTN Cabang Pangkalpinang terkait tindakan yang dinilai merugikan dan mempermalukan nasabah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pimpinan Bank BTN Cabang Pangkalpinang masih diupayakan untuk dikonfirmasi guna memperoleh penjelasan resmi serta hak jawab secara berimbang atas peristiwa tersebut.
@Zen Adebi

